google.com, pub-9591068673925608, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pertamina EP Gencarkan Pencarian Cadangan Migas Baru - MEDIA MONITORING OIL AND GAS -->

Pertamina EP Gencarkan Pencarian Cadangan Migas Baru

  
     Anak perusahaan PT Pertamina, PT Pertamina EP, yang juga merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sarna (KKKS) di bawah naungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali mengukir prestasi. 


Blogger Agus Purnomo in SKK Migas 

    Komitmen yang ditunjukkan anak perusahaan Pertamina ini untuk menemukan cadangan migas baru melalui aktivitas eksplorasi mendapatkan penghargaan kinerja terbaik tahun ini dari SKK Migas. Kami berkomitmen untuk mencari dan menemukan cadangan migas untuk mendukung ketahanan energi Indonesia. 

     Dan kami bersyukur mendapatkan penghargaan dari SKK Migas untuk kategori Survei Darat Terbaik, Pemboran Eksplorasi Terbaik, dan Peringkat ke-2 Pemboran Eksploitasi Terbaik,” kata Exploration and New Discovery Project Director PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf. 


    Nanang menegaskan, Pertamina EP tetap agresif untuk mencari dan menemukan cadangan minyak dan gas karena temuan cadangan eksplorasi menjamin ketahanan energi untuk beberapa tahun ke depan. 

    Menurut dia, inti dari bisnis hulu migas adalah ketersediaan cadangan migas yang kemudian dilakukan eksploitasi sehingga dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Karena itu, kami terus akan meningkatkan kegiatan eksplorasi ke wilayah-wilayah yang belum dieksplorasi dan memiliki potensi migas, seperti yang kami lakukan di Indonesia Bagian Timur, tepatnya di Bintuni dan tempat-tempat lainnya”, ujar Nanang. 

    Nanang mengatakan, target tahun ini untuk kegiatan survei darat (Seismik) 3D seluas 785 kilometer (km) persegi. Pertamina EP, menurut dia, mampu merealisasikan hingga 951, km persegi atau sebesar 121 persen di atas target. Untuk target Seismik 2D 2016 sepanjang 941 km, dan Pertamina EP berhasil merealisasikan hingga 953 km atau 101 persen di atas target.  Mengenai kegiatan eksplorasi, target untuk tahun 2016 adalah delapan pengeboran sumur eksplorasi. 

    Hingga Desember 2016 lima sumur telah selesai atau sebesar 63 persen dari target dan satu sumur sedang dalam tahapan persiapan pemasangan rig. Sebelumnya, Pertamina EP dan PT Sarana GSS Trembul menandatangani perjanjian kerja sama operasi (KSO) Area Operasi Trembul. Program kerja tiga tahun pertama senilai 7,6 juta dolar AS, dana tersebut antara lain digunakan untuk pengeboran empat sumur dan kegiatan akuisisi seismik. 

    Presiden Direktur Sarana GSS Trembul Bambang Mulyadi mengatakan, sumur pertama (SGT-01) direncanakan mulai dibor pada Juni 2017 dan mulai berproduksi Agustus 2017. Ia menambahkan, Pertamina EP mendapatkan hak eksklusif melaksanakan operasi minyak dan gas bumi di Area Operasi Trembul dari BP Migas (sekarang SKK Migas) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2013. 

    Selanjutnya, Pertamina EP menetapkan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (BUMD milik Pemerintah Daerah Jawa Tengah) sebagai mitra terpilih untuk melaksanakan operasi minyak dan gas bumi di wilayah tersebut, untuk melaksanakan operasi tersebut, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah melakukan kerja sama (joint venture) dengan GSS Energy Limited melalui perusahaan patungan PT Sarana GSS Trembul. 

    Area Operasi Minyak dan Gas Bumi Trembul terletak di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Luas area operasi meliputi 47,61 km2 yang terletak 15 km di sisi barat Kota Blora. Di Area Operasi Trembul sudah terdapat 24 sumur yang dibor dan dieksploitasi NKPM. Namun, area ditutup pada 1942, setelah invasi Jepang dalam Perang Dunia kedua. Area Trembul diperkirakan memiliki cadangan (reserve) minyak sebesar 40,1 juta barel. NKPM sepanjang 1917-1942 hanya mengambil 307 ribu barel, sehingga masih banyak cadangan minyak tersisa.  

IN ENGLISH

Pertamina EP Boost Search New Oil and Gas Reserves

     The subsidiary of PT Pertamina, PT Pertamina EP, which is also a Contract of Work Contractor (KKKS) under the auspices of the Special Task Force for Upstream Oil and Gas Business Activities (SKK Migas) has made another achievement.

The commitment shown by this Pertamina subsidiary to find new oil and gas reserves through exploration activities received the best performance award this year from SKK Migas. We are committed to finding and finding oil and gas reserves to support Indonesia's energy security.

     And we are grateful to receive an award from SKK Migas for the category of Best Land Survey, Best Exploration Drilling, and 2nd Place for Best Exploitation Drilling, "said Exploration and New Discovery Project Director of PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf.

Nanang emphasized that Pertamina EP will remain aggressive in seeking and finding oil and gas reserves because the discovery of exploration reserves guarantees energy security for the next few years.

    According to him, the essence of the upstream oil and gas business is the availability of oil and gas reserves which are then exploited so that the benefits can be felt for the community. Therefore, we will continue to increase exploration activities to areas that have not been explored and have oil and gas potential, as we did in Eastern Indonesia, specifically in Bintuni and other places, "said Nanang.

    Nanang said, this year's target for 3D land (Seismic) survey activities covering an area of ​​785 square kilometers (km). Pertamina EP, according to him, was able to realize up to 951 square kilometers or 121 percent above the target. The 2016 2D Seismic target is 941 km long, and Pertamina EP has succeeded in achieving 953 km or 101 percent above the target. Regarding exploration activities, the target for 2016 is to drill eight exploration wells.

    As of December 2016, five wells had been completed or 63 percent of the target and one well was in the preparation stage for rig installation. Previously, Pertamina EP and PT Sarana GSS Trembul signed an operational cooperation agreement (KSO) for the Trembul Operation Area. The first three-year work program was valued at the US $ 7.6 million, with the funds being used for drilling four wells and seismic acquisition activities.

    President Director of GSS Facility Trembul Bambang Mulyadi said the first well (SGT-01) is planned to start drilling in June 2017 and start production in August 2017. He added that Pertamina EP has the exclusive right to carry out oil and gas operations in the Trembul Operation Area from BP Migas ( now SKK Migas) based on Presidential Regulation Number 9 of 2013.

    Furthermore, Pertamina EP appointed PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (BUMD owned by the Regional Government of Central Java) as the partner of choice to carry out oil and gas operations in the region, to carry out these operations, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah conducted a joint venture with GSS Energy Limited through a joint venture company PT Sarana GSS Trembul.

    The Trembul Oil and Gas Operation Area is located in Talokwohmojo Village, Ngawen District, Blora Regency, Central Java Province. The operating area covers 47.61 km2 which is located 15 km on the west side of Blora City. In the Trembul Operation Area, there are 24 wells drilled and exploited by NKPM. However, the area was closed in 1942, following the Japanese invasion in World War II. The Trembul area is estimated to have oil reserves of 40.1 million barrels. During 1917-1942, NKPM only took 307 thousand barrels, so there were still plenty of oil reserves left.

Republika, Page-14, Friday, Dec 16,2016
-->

0 Response to "Pertamina EP Gencarkan Pencarian Cadangan Migas Baru"

Post a Comment

OIL PRICE

MANGROVE PARK

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel